Sabtu, 26 Januari 2013

Tertangkap Basah (got caught)

Di Banjarnegara, MGMP bahasa Inggris selalu diadakan pada hari selasa. Pada hari tersebut semua guru mapel bahasa Inggris biasanya kosong mengajar, karena mengikuti pertemuan mgmp. Pada pertemuan tersebut, kami sharing berbagai macam hal tentang proses kegiatan belajar mengajar, perilaku siswa, metode dan tehnik mengajar, PTK, lesson study dan lain sebagainya yang tidak ada hubungannya dengan tugas guru seperti masalah pembantu rumah tangga, sertifikasi, hutang piutang he....he.....(tentu saja yang ini dilakukan sewaktu jam istirahat)

Seperti biasa hari itu saya mengikuti kegiatan mgmp di sebuah sekolah yang dijadikan tempat untuk kegiatan tersebut. Kebetulan pada hari tersebut ada supervisi dari pengawas sekolah maka kegiatan berlangsung sampai jam 14.00. Karena waktu yang sudah agak siang, hampir semua ibu guru peserta membawa pulang dus makan siang mereka. Akupun juga melakukan hal yang sama.

Pulang dari tempat mgmp, aku mampir dulu ke sekolah tempatku mengajar karena aku ditunggu suamiku di sana untuk pulang ke rumah bersama sama. Sampai di  sekolahku, aku merasa sangat haus karena memang cuaca hari itu sangat panas. Masuk ke ruang guru, ternyata sudah tidak ada minuman. Kemudian aku menuju ke ruang kepala sekolah dengan harapan menemukan minuman di sana. Apalagi kata seorang teman guru, kepala sekolah sedang dinas luar.

Dengan tenang aku masuk ke ruang KS. Dan ternyata memang ada segelas teh manis yang masih utuh di atas meja. Segera aku minum teh tersebut. Hem.. lumayan segar dan hauskupun terobati.  Waah ada snack juga. aku mengambil sepotong dan memakannya. Ketika aku berbalik arah mau keluar ruang, ya Tuhaan benar benar jantungku mau copot secopot copotnya, karena persis didepanku bapak KS senyum senyum melihatku sambil berkata," monggo momggo bu, disekecakaken." (silahkan bu, enjoy saja) mungkin seperti itu kalau diterjemahkan. Saking terkejut dan malu, aku sampai melongo tidak bisa mengucapkan sepatah katapun. Eh kemudian beliau malah berkata lagi," ga apa apa bu, saya sebenarnya juga kaget tadi, tapi saya sengaja diam saja karena takut panjenengan tersedak."

Setelah beberapa saat menata hati, akupun berkata dengan terbata-bata," maaf pak, saya kira bapak langsung pulang ke rumah, tidak mampir ke sekolah,jadi tehnya saya minum." Tanpa menunggu jawaban beliau, dengan setengah berlari, aku keluar dari dalam ruangan. maluuuuuu.........

(kenangn ketika bp. Suradiyono masih menjabat KS di SMP 1 Mandiraja)

2 komentar:

  1. memalukaaan...
    *pura pura nggak kenal

    BalasHapus
  2. hehehe....setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan yg terkadang memalukan

    BalasHapus