Sok Tahu Lu 1
Pulang sekolah jam 1.30, aku naik bis kecil jurusan Banjarnegara - Banyumas. 5 menit kemudian, bis berhenti untuk menaikkan serombongan ibu - ibu yang kelihatannya guru - guru SD. Aku merasa sudah kenal salah satu dari mereka, bahkan aku pernah sowan kerumahnya waktu beliau punya hajatan menikahkan anak perempuannya.
Aku tersenyum dan menganggukkan kepala ketika beliau menatapku dan akupun menyapa,
"Baru pulang bu?"
Tak kusangka dia langsung menjawab,"Iya mbak. Wah aku ingat kamu dulu muridku yang suka duduk di belakang, pendiam dan ngantukan. Sekarang kerja dimana?"
Kaget juga aku mendengarnya, aku membatin, sok tahu lu, aku dari SD sampai kuliah belajar di wilayah Salatiga. Tapi untuk menjaga agar beliau tidak malu didepan teman - temannya, aku menjawab,
"Di SMPN 1 Purwanegara bu."
"Jadi TU atau guru?'' tanyanya lagi.
"Guru bu.''
''Wah kamu bisa jadi guru ya....padahal dulu kamu nggak begitu pinter ha ha ha he he he...Tapi ya dasar nasib kamu bagus....,''kicaunya lagi.
JLEB!!!
Sampai disini, perutku mulai mual (karena bohong kali ya) . Akhirnya aku turun sebelum sampai tujuan.
Sok Tahu Lu 2
Suatu hari seperti biasa aku pulang kerja naik bis, duduk di sebelah bapak tua, mungkin pegawai senior suatu instansi atau pensiunan.
''Kerja di SMP bu?''sapanya
''Iya pak.''
''Guru honorer ya?'' tanyanya lagi.
( aku menyadari memang mukaku gak meyakinkan untuk jadi guru tetap/pns ....ihik...)
Karena lagi malas ngobrol aku iyakan saja. Maksudku biar beliau gak lagi ngajak ngobrol. Eh ga tahunya dia langsung bicara ngaloor ngidul, paanjaaaaa..ng lebaaaaarrrrr tentang nasib tenaga tenaga honorer.
''Tetanggaku ada yang jadi honorer 16 tahun lebih belum diangkat jadi pegawai tetap. Kamu sudah berapa lama jadi honorer?''
''Sudah lamaaaaa pak.''
''kluar saja, wiraswasta daripada nasib gak jelas''
''NGGGIIIH SUWUN.''
(hmmm sok tau lu)
Sok tahu lu 3
Setelah 6 hari dirawat di RS Salatiga, akhirnya Tuhan memberi kesembuhan pada anakku. Puji Tuhan. Istirahat 3 hari di rumah ibuku, setelah itu kami bersiap siap untuk pulang ke Banjarnegara.
Jam 6 pagi, aku sudah ada di pasar pagi Kembangsari untuk beli oleh oleh. Yang kutuju adalah kios yang menjual ikan bandeng duri lunak. Setelah negosiasi harga, aku beli 4 kotak bandeng, satu kotaknya berisi 10 ekor ikan.
''Eh bukan untuk oleh oleh ya?''
Belum sempat kujawab, dia nyerocos lagi.
''Mau dijual lagi to, ya udah harganya aku kurangi lagi. Jangan lupa besok lagi kalau dah habis, ambil bandeng ketempatku lagi ya.''
''Oh iya mbaaak... tentu saja,''jawabku.
Lumayaaan......Ga papa kokmbak kamu mengira aku penjual ikan bandeng he......he.....he.....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar